header-int

Talk Show Keadilan Gender Islam

Selasa, 24 Sep 2019, 09:43:43 WIB - 78 View
Share
Talk Show Keadilan Gender Islam

Jember- “Tujuan diciptakannya laki-laki dan perempuan dengan segala bentuk perbedaannya adalah untuk saling mengenal dan saling bekerja sama dalam kebaikan, dikatakan sebagai hamba yang paling mulia di hadapan Allah SWT adalah hamba yang paling bertaqwa karena taqwa adalah satu-satunya parameter kedekatan hubungan seorang hamba dengan sang pencipta. Taqwa dengan definisi sebenar-benar bertauhid untuk mewujudkan maslahah bagi seluruh makhluk”, demikianlah kalimat pembuka yang disampaikan oleh Dr. Nur Rofi’ah, Bil. Uzm selaku pemateri dalam acara Talk Show Keadilan Gender Islam yang diselenggarakan oleh Divisi Ta’lim Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember pada Minggu, 22 September 2019.

Dr. Nur Rofi’ah, Bil. Uzm menyelesaikan studi doktoral tafsir di Ankara Universitas-Turki pada tahun 2001. Aktif di berbagai  organisasi perempuan seperti Fatayat NU, LKK NU, Alimat, Rahima, dan mengisi berbagai seminar dan diskusi keagamaan dan perempuan. Saat ini beliau merupakan Dosen Pascasarjana Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta.

Dalam sambutannya, Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember, Ustadz Zainul Hakim, M.H.I menyampaikan bahwa Acara yang disajikan dalam bentuk Talk Show dengan tema “Amanah Ilahiyah Manusia” ini diharapkan dapat memberi pemahaman secara mendasar tentang pentingnya relasi kesetaraanan gender dan atau mubaadalah (kesalingan) kepada diri mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember sehingga berimplikasi terhadap pola pikir dan pola tingkah laku mahasantri sebagai makhluk fisik, intelektual dan spiritual.

Rangkain acara talk show yang diikuti oleh seluruh mahasantri Blok Abu Bakar, Blok Robi’ah Adawiyah, Blok Syaifuddin Zuhri, Pengurus, dan Muallim/ah Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember ini berjalan dengan baik dan interaktif. Pemateri membuka materi dengan mengajak seluruh peserta untuk menuliskan beberapa wishlist pada lembar kertas yang telah dibagikan oleh panitia, menyampaikan maksud dan tujuan dari penulisan wishlist tersebut, memberikan motivasi, menyampaikan materi seputar Keadilan Gender Islam, dan dilanjutkan dengan diskusi.

Diskusi semakin menarik ketika muncul beberapa pertanyaan seputar isu kekinian bias gender yang disampaikan tidak hanya oleh beberapa Mahasantri, tetapi juga Mu’allimah. Hal ini menjadi kabar baik bahwa warga Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember tidak abai dengan hal kesetaraan dan kesalingan.

“Acara seperti ini sangat menarik diadakan di lingkungan Ma’had, mengingat ini adalah acara pertama yang mengangkat tema keperempuanan dan gender dengan pemateri di luar daripada kebiasaan Ma’had. Biasanya kan pematerinya Bapak-Bapak dengan format acara seminar atau mauidhoh hasanah begitu. Menurut saya, Ma’had perlu lebih sering mengadakan acara-acara segar semacam ini”, ujar Lilis Septi Umami, S.Pd., Koordinator Divisi Ta’lim Ma’had Al-Jami’ah IAIN Jember.

Pukul 21:30 WIB Bunda Nur Rofi’ah mengaikhiri Talk Show dengan quote yang posting-able bahwa menjadi Sholi-Sholihah itu baik tapi tidak cukup, harus juga Muslih-Muslihah. Menjadi sebaik-baik individu kepada diri dan orang lain seluas-luasnya karena khoirunnas anfa’uhum linnaas. (Z.A.Irin)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017.
© 2019 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube