header-int

Sejarah Berdirinya Mahad Al Jamiah IAIN Jember

Posted by : Administrator
Share

Sebelum tahun akademik 2016/2017, STAIN Jember hanya menyelenggarakan Asrama putri yang di asuh oleh dua generasi yaitu; Dr. KH. Syaifuddin Mujtaba (alm), dan kemudian kepengasuhannya di lanjutkan oleh Dr. K. Pujiono Abdul Hamid, M.Ag. Pada periode 2017/2018 gedung asrama putri tersebut beralih fungsi menjadi asrama mahasantri putra dan beralih nama menjadi Blok Abu Bakar As-Siddiq (BA).

Setelah alih status dari STAIN ke IAIN Jember pada tahun 2014, setelah dirampungkannya pembangunan gedung Gedung Ma’had Al-Jami’ah putra-putri yang pengerjaannya telah dimulai sejak tanggal 02 Nopember 2011 yang kemudian diberi nama Ma’had Blok Saifuddin Zuhri IAIN Jember, karena diresmikan  oleh Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin pada hari  Kamis,     23 April 2015. Pemberian nama ma’had dengan nama “Saifuddin Zuhri” adalah mengambil nama dari ayah Menteri Agama RI. Lukman Hakim Saifuddin, yaitu Prof. K.H. Saifuddin Zuhri. Beliau adalah menteri Agama RI ke 9 (6 Maret 1962–17 Oktober 1967). Pada masa kepemimpinan  beliau sebagai Menteri Agama inilah, dunia pendidikan tinggi Islam berkembang pesat. Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) berkembang  di sembilan provinsi, dan masing-masing memiliki cabang di kota kabupaten (Wikipedia, 26/01/2016 13 :45, hal : 1), atas dasar jasa beliau itulah maka, gedung Ma’had al-Jami’ah IAIN Jember diberi nama “Ma’had Saifuddin Zuhri”.

Bersamaan dengan itu, pada tanggal 27 April 2016 IAIN Jember mendapatkan bantuan satu unit gedung 4 lantai (RUSUNAWA) dari kementerian PUPR di sebelah timur komplek ma’had Saifuddin Zuhri yang kemudian diberi nama Blok Rusunawa dan kemudian penamaan itu berubah menjadi “Blok Robi’ah Adawiyah” (BR)

Pada Tahun akademik 2016/2017 IAIN Jember mewujudkan mimpinya untuk memiliki Ma’had sebagaimana di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, meskipun bulum dapat menampung semua mahasiswa baru. Maka pada tahun itu diselenggarakan kegiatan ma’had dengan memanfaatkan dua gedung sebagai asrama tinggal mahasantri yaitu asrama lama dengan nama “Blok Aisyah” (BA),  ditinggali 80 mahasantri putri dan “Blok Saifuddin Zuhri” (BS) utara, di tinggali 270 mahasantri putra, dan “Blok Robi’ah Adawiyah” (BR) dihuni oleh 110 mahasantri putri.

Perkembangan berikutnya pada tahun akademik 2017/2018, Penyelenggaraan kegiatan Ma’had Al-Jami’ah di pusatkan pada tiga asrama tinggal dengan perubahan:

  1. Asrama lama yang semula di tinggali oleh mahasantri putri kemudian dijadikan tempat tinggal mahasantri putra berjumlah 108, kemudian berubah nama menjadi “Blok Abu Bakar” (BA).
  2. Blok “Saifuddin Zuhri” (BS) utara berubah menjadi tempat tinggal mahasantri putri sebanyak 295
  3. Blok “Robi’ah Adawiyah” (BR) atau gedung Rusunawa di tinggali oleh mahasantri putri sebanyak 165

Pada tahun akademik 2018/2019 pimpinan IAIN Jember menginteruksikan agar gedung/blok Saifuddin Zuhri selatan untuk dapat difungsikan, sehingga pada periode tahun ketiga formulasi penempatan mahasantri baru adalah sebagai berikut:

  1. Blok Abu Bakar (BA) dihuni oleh mahasantri putra sebanyak 114
  2. Blok Saifuddin Zuhri Selatan (BS.S) dihuni mahasantri putri sebanyak 258
  3. Blok Saifuddin Zuhri Utara (BS.U) dihuni mahasantri putri sebanyak 259
  4. Blok Robi’ah Adawiyah (BR) dihuni mahasantri putri sebanyak 198

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017.
© 2019 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube